top of page
Search

Quinquagesima


Adalah 50 hari sebelum Paskah, dimulai dari Hari Minggu sebelum Rabu Abu, dan disebut juga Dominica in Quinquagesima atau Esto Mihi.


Bagi sebagian besar umat Kristiani perdana, Quinquagesima dikenal sebagai awal puasa sebelum Masa Paskah, dan mereka juga menandai hari tersebut dengan pantang makan daging. Konsili Clermont, pada tahun 1095 yang dipimpin oleh Paus Urbanus II, menghasilkan dekrit yang mewajibkan para Klerus (imam/biarawan/biarawati) untuk memulai pantang makan daging pada Quinquagesima. Hari minggu ini juga di sebut sebagai Dominica carnis privii dan Carnis privium Sacerdotum atau Hari Minggu Karnaval Imam – yang istilah ini dapat juga diartikan sebagai pengumuman bahwa pantang dan puasa akan di lakukan pada minggu tersebut dan hari berikutnya. Perintah dan Dekrit yang terbitkan mewajibkan imam/biarawan/biarawati untuk berpuasa dan berpantang dua hari tambahan (yaitu Senin dan Selasa sebelum Rabu Abu). Juga terdapat peringatan keras dari Konsili yang diadakan di Angers yang berlaku sejak abad ke-13, bagi semua imam/biarawan/biarawati yang lalai dalam menjalankan pantang dan puasa, seperti yang telah di tetapkan selama masa Prapaskah pada hari Senin dari Minggu Quinquagesima.


Di banyak tempat, hari minggu ini dan 2 hari setelahnya (Senin dan Selasa) digunakan sebagai persiapan memasuki masa Prapaskah dengan menerima Sakramen Pengakuan Dosa. Jadi di Inggris, Quinquagesima dikenal dengan “Shrove Sunday and Shrovetide”.

Karena sebelum Masa Paskah, orang masih menjalani hari-hari dengan pesta pora, maka Paus Benediktus XIV dalam Konstitusi “Inter Cetera” (1 Januari 1748) mengenalkan “Devosi 40 Jam” untuk menjauhkan umat beriman dari hiburan yang berbahaya dan mendorong mereka untuk melakukan perbaikan atas dosa-dosa yang dilakukan.


Sumber:


Gambar:



•Pax Vobis•


Facebook: Katolik Angelus Domini | Instagram: @katolikangelusdomini



 
 
 

Comments


Post: Blog2_Post

Silakan disebarluaskan dengan mencantumkan sumber: Diterjemahkan oleh Katolik Angelus Domini.

©2021 by Katolik Angelus Domini. Proudly created with Wix.com

bottom of page